Bapak yang terkenal akan killernya ini cukup disegani oleh murid-muridnya dalam hal penerapan disiplin di SMAN 7 Denpasar. Apa saja sih disiplin yang diterapkan oleh Bapak bernama lengkap Drs. I.B. Suyasa Putra ini?
Bapak yang termasuk dalam jajaran “the killer” ini sangat menerapkan disiplin di lingkungan SMAN 7 Denpasar. Terutama dalam hal peningkatan disiplin siswa mulai dari kehadiran belajar di kelas pada jam 7.10, serta cara berpakaian yang sopan sesuai dengan ketentuan dari Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah.
Guru kelahiran Gianyar, 13 Februari 1956 ini melaksanakan aturan dengan menindaklanjuti tata tertib yang dikeluarkan oleh Bapak Kepala Sekolah dengan bekerja sama dengan yang terkait, seperti Pembina OSIS, Wali Kelas, Ibu/ Bapak Guru, Pegawai termasuk UKS untuk lebih menekankan disiplin terhadap murid-muridnya.
Pak Suyasa yang selalu menunggu kehadiran anak-anak di depan sekolah dan sering kali mengontrol keliling pada jam-jam istirahat ini tidak segan-segan untuk memberikan sanksi kepada murid yang melanggar peraturan di SMAN 7 Denpasar. Bapak yang menjabat sebagai Wakasek Kesiswaan di SMAN 7 Denpasar ini sangat tidak menyukai murid yang melanggar dalam hal potongan rambut terutama pada murid laki-laki, pakaian seragam dan murid-murid yang suka membawa barang-barang yang tidak ada kaitannya dengan sekolah. Untuk itu Bapak yang satu ini sering melaksanakan sidak dengan bantuan OSIS ke kelas-kelas. “Di samping itu melalui kegiatan upacara bendera setiap hari Senin juga diadakan evaluasi kedisiplinan selama sepekan”, ujarnya.
Sebagai murid di SMAN 7 Denpasar, kita harus lebih meningkatkan disiplin lagi. Karena itu akan menjadi bekal kita di masa mendatang dalam hal pembentukan kepribadian bangsa. Kita juga nggak mau kan dicap sebagai bangsa yang malas dan tidak disiplin?