Review Film: The Raid

Sunday, April 01, 2012

Judul        : The Raid
Produser   : Ario Sagantoro
Pemeran   : Iko Uwais, Ray Sahetapy, Joe Taslim, Donny Alamsyah, Yayan Ruhian,
                  Pierre Gruno, Tegar Satrya
Musik       : Fajar Yuskemal, Aria Prayogi, Mike Shinoda, Joseph Trapanese
Studi         : PT Merantau Films XYZ Films
Sutradara, Penulis dan Penyunting : Gareth Evans
Sinematografi  : Matt Rannery
Distributor       : Celluloid Nightmares dan Sony Pictures Classics
Tanggal Rilis    : 21 Maret 2012
Durasi             : 101 menit

 Sinopsis
The Raid
The Raid Poster
Di sebuah daerah kumuh Jakarta, berdiri sebuah gedung apartemen tua yang menjadi markas persembuyiaan para pembunuh dan bandit kelas dunia yang paling berbahaya. Bisa dibilang, apartemen kumuh tersebut dianggap tidak tersentuh, bahkan untuk polisi yang paling berani sekalipun.Suatu ketika, diam-diam sebuah tim elit polisi penyerbu yang berjumlah 20 orang ditugaskan untuk menyerbu apartemen tersebut untuk menyergap gembong narkotika terkenal yang menguasai gedung apartemen tersebut.
Namun, di tengah penyergapan, seorang anak kecil yang juga pengintai sempat berteriak sebelum ditembak dan membuka rencana dan berita mengenai serangan polisi kepada sang gembong narkotik. Seketika lampu dalam gedung tiba-tiba padam dan semua pintu keluar diblokir. Polisi-polisi yang terdampar di lantai enam dan tanpa jalan keluar tersebut harus berjuang melawan penjahat-penjahat terburuk dan terkejam untuk bertahan hidup dalam misi penyerbuan tersebut.
Pada saat perlawanan, satu per satu polisi terbunuh. Sampai yang tersisa hanya 4 polisi. Setelah semua polisi yang tersisa berkumpul, akhirnya pemimpin pasukan mereka baru mengatakan bahwa otak dari gembong narkotika ada di lantai 15. Tidak disangka, seorang polisi bernama Rama memiliki tujuan lain dari penyerbuan ini. Salah satu kaki tangan gembong narkotika tersebut adalah kakak kandung yang ingin ditemui dan diselamatkan olehnya. Namun, misi lain dari penyergapan ini adalah oleh sang letnan. Dia membunuh salah satu polisi yang berhasil menangkap ketua gembong narkotika. Dan tujuannya adalah untuk memperoleh peningkatan jabatan.
Setelah Rama dan kakaknya dengan susah payah berhasil menaklukan kaki tangan yang lain, akhirnya mereka bertemu sang letnan yang telah menangkap dan pada akhirnya membunuh gembong narkotika tersebut setelah marah mendengar ucapan yang tidak disangka olehnya.
Di akhir cerita, Rama yang telah menangkap letnan dibantu satu temannya ingin mengajak kakaknya untuk keluar dari kejahatan tersebut. Tapi sang kakak tetap memilih berada di jalannya. "Saya pasti bisa menyelamatkan kamu keluar dari tempat ini, namun apa kamu bisa memberi kepastian untuk dapat melindungi saya di luar sana?". Dan akhirnya mereka berpisah di gerbang apartemen tersebut.
Keunggulan :
  • Film ini sungguh menarik. Apalagi dilihat dari segi efek-efek yang muncul di film ini . Dengan penataan sound yang bagus, serta kemunculan adegan-adegan pertarungan yang menampilkan sisi sadis dan terkesan nyata. Film ini juga menampilkan aktor-aktor yang bermain dengan hebat di dalamnya. Kita dibuat bisa merasakan kesakitan dan kengerian dalam setiap pertarungan antara polisi dan penjahat tersebut.
Kelemahan :
  • Kelemahan dalam film ini saya rasa terletak pada kisah ceritanya. Pada saat letnan menangkap gembong, dikatakan bahwa ada manipulasi antara Reza dan gembong dalam hal peningkatan jabatan yang menyebabkan sang letnan marah. Namun tidak ada kisah balik cerita yang menunjukkan siapa itu Reza sehingga membuat penonton harus menyimpulkan sendiri kisah di balik cerita penangkapan gembong narkotika ini.
Kesimpulan : 
  • Dalam cerita ini menunjukkan bahwa tidak semua polisi bisa dibayar walaupun ada beberapa petinggi yang rela melakukan apa saja demi peningkatan jabatan. Terkadang sebuah misi dijalankan bukan hanya untuk misi sosial, namun terdapat juga misi pribadi yang biasanya menjadikan hambatan dan keegoisan seseorang. Di sini juga diceritakan perjuangan polisi yang benar-benar melakukan pekerjaannya untuk membasmi kejahatan.
     

You Might Also Like

0 komentar

© chaca atmika 2010 - 2016. Powered by Blogger.

Popular Posts

Follow on Twitter

Contact Us

Name

Email *

Message *