Review Film: Headshot ( I Will Find You)

Friday, December 16, 2016

     Pemuda misterius bangun tersentak dari keadaan koma selama berbulan-bulan, dirawat hingga pulih oleh seorang murid kedokteran bernama Ailin ketika ditemukan sekarat dengan sebuah luka tembakan di kepala. Seperti sebuah kelahiran baru dan menyadari pemuda ini telah kehilangan ingatan dan identitas dirinya, Ailin menamakan pemuda tersebut Ishmael.
     Keduanya langsung menjadi dekat tanpa menyadari bahwa dibalik kedamaiann sesaat tersebut bahaya mengintai. Hidup mereka dalam waktu dekat akan berbenturan dengan geng kriminal berbahaya yang dipimpin oleh seorang pemimpin misterius yang dikenal hanya dengan sebutan Lee.
     Ishmael mulai memahami identitas asli dirinya yang sangat erat berkaitan dengan para kriminal, di mana Ailin diculik dengan kejam. Bertekad untuk menyelamatkan wanita yang telah memberikannya kehidupan baru, Ishmael tidak punya pilihan selain menghadapi masa lalunya. Namun dengan semua konfrontasi kekerasan yang membuat Ishmael menghadapi ingatan yang membawanya selangkah lebih dekat dengan masa lalu kelam yang sebenarnya, kepribadian yang mematikan terbangun di dalam dirinya mulai menguak siapa Ishmael sebenarnya.

Film Headshot
 REVIEW :
     Sebelum nonton, gue agak ragu, soalnya sebelumnya udah pernah nonton film The Raid yang juga dibintangi Iko Uwais dan itu bikin ngilu ngeri sih nontonnya gara-gara adegan fighting hehe. Tapi ternyata, film Headshot ini nggak terlalu bikin gue merem kesakitan, soalnya adegan sayat-sayatan benda tajamnya nggak terlalu di zoom jelas. Dan cara pengambilan gambarnya juga terbilang cepat, jadi detail-detail luka nggak begitu kelihatan. Jadi aman lah ya buat yang nggak terlalu suka film action. Sesuai judulnya, Headshot, adegan fighting yang ditampilkan lebih banyak di area kepala. Mulai dari tembak menembak, hingga bentur-benturan kepala. Sampe pusing gue berasa kepala sendiri yang kena hehe.
     Di film yang sepenuhnya banyak adegan fighting ini menurut gue dari segi cerita tergolong biasa aja. Maksudnya dalam hal ide cerita, hampir mirip dengan film action lain yang bercerita tentang bos mafia yang dihianati anak buahnya karena ingin hidup normal, tapi sang bos nggak terima dan dia di teror hingga orang terdekatnya juga jadi korban. Simple banget sih, tapi memang dikemas dengan berbeda karena lebih menonjolkan adegan bela diri, bukan sekedar menggunakan senjata berat. Cuma memang menurut gue kurang adanya permainan emosi ketika Ishmael diharuskan melawan orang-orang yang dulunya merupakan teman dekat. Tapi di satu sisi, suka sih sama ending ketika Lee dan Ishmael berantem, kirain bakalan sampai disitu aja ternyata masih berlanjut. Dan aksi penyelamatan Ailin di akhir film juga nggak disangka-sangka. So, over all film ini bagus kok buat ditonton.

Genre : Drama, Action
Duration : 115 minutes
Distributor : Screenplay Infinite Films
Producer : Mike Wiluan, Sukhdev Singh, Wicky V. Olindo, Shinjiro Nishimura
Director : Timo Tjahjanto, Kimo Stamboel
Writer : Timo Tjahjanto
Cast : Iko Uwais, Chelsea Islan, Sunny Pang, Julie Estelle
Tayang di Bioskop Thursday, 8 December 2016

You Might Also Like

0 komentar

© chaca atmika 2010 - 2016. Powered by Blogger.

Popular Posts

Follow on Twitter

Contact Us

Name

Email *

Message *