Review Film: Beauty and The Beast

Thursday, March 30, 2017

     Ketika Belle pergi untuk Ayahnya, Maurice, ia menemukan jika Ayahnya disekap di dalam sebuah kastil tua oleh The Beast. Belle kemudian bertukar tempat sebagai tahanan demi membebaskan Ayahnya.
     Gadis itu terkejut ketika menyadari jika benda-benda di dalam kastil itu hidup dan dapat berbicara. Benda-benda tersebut memberitahu jika watak Beast tidaklah seburuk penampilannya. Ketika ia mulai dekat dengan Beast, para penduduk kota telah melakukan persiapan untuk menolong sang gadis.

Beauty and The Beast
REVIEW :
     Sebenernya aku nggak begitu inget sih detail cerita Beauty and The Beast. Taunya cuma Pangeran yang dikutuk jadi monster dan harus mendapatkan cinta sejati. Dan aku nggak tau kenapa bisa dikutuk sampai akhirnya bisa ketemu Belle. Makanya antusias banget pas nonton film ini, karena sekalian bisa ngingetin sama memori masa kecil hehe.
     Karena film ini jenisnya musical, udah pasti kebanyakan adegan di film ini dibawakan sambil nyanyi. Tapi aku suka banget. Malah lebih suka ketika para pemeran dialog sambil nyanyi. Ya ampun, happy banget nontonnya. Ajaibnya, aku nggak ngeliat sisi Hermione di sini. Jadi bener-bener Belle yang dewasa. Luke Evans juga menurut aku sukses banget ya jadi cowok nyebelin sok kegantengan haha. Kesel sih pengen ketawa aja kalau sampai beneran ada sosok nyata kayak dia di kehidupan gue. Eh tapi, Dan Stevens nggak bikin gue terperangah walaupun Beast udah berubah jadi Prince, haha selera sih ya.
     Oiya, kan katanya ada adegan dewasa yang membuat anak-anak nggak bisa nonton film ini. Tapi tenang aja, kalau untuk Beauty and The Beast yang tayang di Indonesia dijamin aman kok dari adegan-adegan nggak layak tonton hehe.
     Sedikit protes, banyak banget kan meme yang bilang kalau pelajaran yang bisa diterima dari menonton film Beauty and The Beast adalah "Nggak masalah jelek, yang penting tajir". Tapi aku nggak setuju. Karena, ya walaupun Beast punya istana, tapi coba lihat deh, istananya udah nggak layak buat ditinggalin. Dindingnya udah pada keropos, terus tamannya aja kayak kota mati, nggak ada kehidupan gitu. Jadi kalaupun bisa dibenerin, pastinya butuh biaya renovasi yang mahal. Bukannya jadi tajir, malah jadi tekor. Ya nggak sih? Haha. 
   
Genre : Family, Fantasy, Musical
Duration : 129 minutes
Distributor : Walt Disney Pictures
Producer : David Hoberman, Don Hahn, Todd Lieberman
Director : Bill Condon
Writer : Evan Spiliotopoulos, Stephen Chbosky
Cast : Emma Watson, Dan Stevens, Luke Evans, Josh Gad, Kevin Kline, Ewan Mcgregor, Stanley Tucci, Emma Thompson, Ian Mckellen, Gugu Mbatha-raw, Audra Mcdonald, Nathan Mack
Tayang di Bioskop Friday, 17 March 2017 
   

You Might Also Like

0 komentar

© chaca atmika 2010 - 2016. Powered by Blogger.

Popular Posts

Follow on Twitter

Contact Us

Name

Email *

Message *