Review Film: Insidious: The Last Key

Thursday, January 11, 2018

     Parapsikolog Elise Rainer yang sudah pensiun sejak peristiwa mengerikan di Insidious: Chapter 3 kini berursan kembali dengan kegelapan dan iblis jahat. Ia bersama Specs dan Tucker pulang kembali ke kampung halamannya untuk menyelidiki gangguan supranatural di rumah yang pernah ditempati Elise saat muda dulu.
 
Insidious: The Last Key
REVIEW :
     Siapa yang setuju kalau film ini nggak nyeremin sama sekali? Agak deg-deg-an sih waktu nekat nonton film ini sendirian, tapi untung aja lebih dari setengah studio penuh sama penonton, jadi ya berani-berani aja. Tapi asli ya di film ini aku nggak nutup mata sama sekali karena ya emang nggak nyeremin. Bisa dibilang film ini setengah horror, setengah komedi, mungkin itu juga yang bikin film ini nggak terlalu menakutkan kali ya.
     Kalau ngomongin soal cerita, menurut aku bagus kok karena di film ini Elise balik lagi ke masa lalunya dan mengungkap semua kejanggalan yang pernah terjadi di tempat tinggalnya dulu. Apa yang pernah terjadi saling berkaitan satu sama lain. Hal ini diperkuat dengan adegan di mana Ayah Elise menonton sebuah siaran yang menyatakan kalau apa yang pernah terjadi akan terulang lagi. Tapi entah kenapa secara keseluruhan film ini terkesan biasa aja. Mungkin karena dari efek suara yang biasa aja, cuma ngagetin tapi ya udah gitu aja dan kemunculan roh-roh halusnya yang terlalu jelas, jadi nggak berasa greget horrornya. 
     Kalau kita udah nonton traillernya pasti bakalan ngeh kalau ternyata banyak banget adegan di trailler yang ternyata nggak muncul di filmnya. Awalnya aku ngira kalau ini bakalan jadi film terakhir Insidious. Tapi ternyata bakalan ada next film sesuai dengan kata-kata terakhir Ibunya Elise yang mengatakan kalau Elise harus tetap terus membantu orang-orang yang membutuhkannya. Dan bisa jadi nih petualangan Elise selanjutnya bakalan dibantu dengan keponakannya yang ternyata juga memiliki kemampuan indigo yang sama.
     Oiya, kalian bakal sebel sih kalau tau segampang itu Ibunya Elise membunuh roh halus yang hampir membunuh Elise. Padahal ketika Ayahnya Elise mau menyelematkan bahkan sampai berhasil nyopot salah satu tulangnya si roh halus, tetep aja roh nya nggak berhasil mati. Satu lagi, ada yang ngerasa gagal fokus ga sih waktu Mellisa jatuh dan roh halusnya mau nyerang dia? Karena awalnya aku mikir tangannya udah masuk ke tubuh Mellisa dan bikin dia jadi gemeteran, eh tapi ternyata roh jahatnya baru mau muncul dari sisi yang lain. Dan adegannya cukup lama dengan pengambilan gambar yang cukup jelas, mungkin buat beberapa orang agak bikin gagal fokus sih.
     Tapi tetep ada pesan moralnya sih di film ini, walau sejahat-jahatnya sifat orang tua, pasti bakalan tetap menolong anaknya di saat butuh bantuan. Dan sejauh apapun kita pergi, kita pasti bakalan kembali lagi ke keluarga kita.
 
Genre : Horror, Thriller
Duration : 103 minutes
Distributor : Sony Pictures
Producer : Jason Blum, Oren Pell, James Wan
Director : Adam Robitel
Writer : Leigh Whannell
Cast : Lin Shaye, Leigh Whannell, Angus Sampson, Javier Botet, Josh Stewart, Bruce Davison, Caitlin Gerard, Kirk Acevedo
Tayang di Bioskop Thursday, 21 December 2017
 

You Might Also Like

0 komentar

© chaca atmika 2010 - 2016. Powered by Blogger.

Popular Posts

Follow on Twitter

Contact Us

Name

Email *

Message *