Memilih Pasangan Itu Seperti Memilih Produk Kecantikan

Saturday, April 29, 2017

     Kenapa sih gue bisa bilang memilih pasangan sama aja kayak memilih produk kecantikan? Jadi gini, berdasarkan pengalaman pribadi. Gue kan udah cukup lama nih berada di comfort zone yaitu single selama beberapa tahun. Bukannya terlalu pemilih, tapi gue selalu kebanyakan mikir karena banyaknya aturan dalam hidup gue untuk memilih pasangan. Kalau menurut gue kriterianya udah nggak dapet, ya gue nggak akan berani untuk coba-coba. Sama halnya kayak mau coba produk kecantikan, kalau kalian nggak yakin dan denger review nggak bagus, pasti nggak bakalan berani buat beli produk kecantikan itu kan?
     Tapi juga nih, kalau ternyata udah ngerasa pasangan yang akan kalian pilih bener-bener memenuhi kriteria tapi nggak berani coba juga cuma gara-gara takut memulai, takut nantinya ternyata nggak cocok, takut patah hati dan takut-takut lainnya gimana? Padahal siapa yang tau kalau ketakutan-ketakutan itu bakalan terjadi atau nggaknya selama kita nggak pernah mau coba? Nah, kayak gitu juga nih sama produk kecantikan. Kita udah tau banget produk tersebut sesuai kebutuhan, review orang juga bagus, tapi kita tetep nggak mau beli cuma karena masih ragu dan takut kalau ternyata review bagusnya nggak sesuai kenyataan.
     Intinya sih, memilih pasangan harus berani sama yang namanya resiko apapun itu. Kalau akhirnya baik, ya bisa berujung sampai ke pelaminan, tapi kalau akhirnya nggak bagus, ya siap-siap patah hati. Tapi nggak mungkin terus-terusan patah hati kan? Pasti kalian bakalan cari cara buat segera move on dengan seseorang yang baru. Sama banget ketika kalian ternyata nggak cocok sama produk kecantikan yang udah dibeli. Ujung-ujungnya muka bisa jerawatan. Tapi siapa yang mau sih muka jerawatan terus menerus? Hentikan produk dan ganti yang baru. Terus kalau udah cocok? Muka bakal flawless dan kalian pasti bakal pake produk itu terus-terusan.
     Cocok nggak cocoknya suatu produk kecantikan sama kulit wajah kita terkadang memang berasal dari kualitas produk tersebut. Biasanya semakin mahal produk, semakin bagus pula kualitasnya. Sekarang tergantung dari kitanya aja, mampu atau nggak buat beli produk yang mahal. Sama kayak memilih pasangan, kalau emang pengen pasangan yang kita pilih memiliki standar tinggi, kayak ganteng / cantik, tajir, pinter, populer, ya mau nggak mau kita juga harus menaikan standar kualitas yang ada di dalam diri kita. Gimanapun caranya kita harus mampu bersaing agar bisa mendapatkan pasangan impian.
     Tapi nyatanya, produk kecantikan yang mahal nggak selamanya cocok di kulit wajah kita. Produk yang harganya lebih murah ternyata kualitasnya juga nggak kalah bagus, malah bisa jadi cocok dan bikin kulit kita lebih glowing. Seperti halnya kayak kalian yang selalu beranggapan untuk memiliki pasangan ganteng / cantik, populer dan tajir sebagai jaminan hidup bahagia. Faktanya nggak semua orang bahagia dengan memiliki pasangan di atas rata-rata tersebut.
     Jadi kesimpulannya, semua ini berdasarkan cocok atau nggak cocoknya kalian sama pasangan atau produk kecantikan. Dan untuk tau cocok atau nggaknya, ya harus berani mencoba.
   
Photo Source : http://www.thelawofattraction.com

You Might Also Like

0 komentar

© chaca atmika 2010 - 2016. Powered by Blogger.

Popular Posts

Follow on Twitter

Contact Us

Name

Email *

Message *