Sharing Pengalaman Memperpanjang SIM A di SIM Gerai Tamini Square

Wednesday, July 12, 2017

     Buat yang bentar lagi ulang tahun, coba hayo di cek SIM-nya, masih berlaku atau harus diperpanjang. Kali ini aku mau sharing soal pengalaman pertama aku perpanjang SIM A di SIM Gerai Tamini Square. Buat yang belum tau lokasinya, SIM Gerai ini bisa kalian temui di lantai UG Tamini Square.
     Sebenernya kalau kalian search soal syarat-syarat perpanjang SIM, bakalan nggak jauh beda, tapi kali ini aku pengen sharing karena kan biasanya tiap tahun suka ada peraturan baru. So, ini peraturan baru per Juli 2017 yang mungkin bisa kalian jadiin pegangan sebelum perpanjang SIM A.
     Pertama-tama, kalian serahin fotocopy KTP dan kalau misalnya KTP kalian belum jadi, bisa menggunakan fotocopy Surat Keterangan Sementara Pengganti Kartu Tanda Penduduk Elektronik dan fotocopy Kartu Keluarga. Selain itu, serahin juga SIM asli yang akan diperpanjang beserta fotocopynya ke petugas dan tunggu sebentar karena petugas akan langsung memeriksa kelengkapan berkas dan memberikan formulir yang harus kita isi.
   
SIM Gerai Tamini Square
     Selesai mengisi data, kita diharuskan melakukan cek kesehatan yang lokasinya masih di sekitar situ juga. Oiya, sebelumnya aku mau ingetin lagi untuk membawa pulpen sendiri karena di SIM Gerai Tamini Square memang tidak menyediakan pulpen gratis. Tapi kalau misalnya lupa, tenang aja, di lokasi ada yang jualan pulpen kok seharga Rp 2.000 - Rp 3.000.
     Balik lagi ke cek kesehatan, di tempat ini kita akan diperiksa tensi dan tes mata yang ala-ala banget sih sebenernya hehe dan diharuskan membayar sebesar Rp 25.000 tanpa mendapatkan bukti pembayaran, jadi cuma dikasih surat keterangan sehatnya aja. So, kalau misalkan next time kalian dapat harga lebih murah atau lebih mahal ya udahlah yaa.
  
Cek Kesehatan di SIM Gerai Tamini Square
      Setelah selesai melakukan cek kesehatan, kita menuju ke tempat pembuatan kartu asuransi kecelakaan yang lokasinya memang hanya berupa meja saja. Di sana kita diharuskan membayar sebesar Rp 30.000 untuk pembuatan Kartu Asuransi Kecelakaan Diri Pengemudi dari PT. Asuransi Bhakti Bhayangkara. Tapi kali ini resmi kok, soalnya kita akan mendapatkan tanda terima premi asuransi yang memang tertera kalau harganya Rp 30.000. Jangan lupa disimpan Kartu Asuransinya karena ini berlaku hingga 5 tahun ke depan. Dan lumayan banget lho untuk santunannya, walaupun nggak berharap bakal terjadi apa-apa selama mengemudi kan, ya amit-amit juga sih. Tapi anehnya, aku bikin bulan Juli, kartunya aktif sejak bulan Mei, yaudahlah ya.
  
Pembuatan Kartu Asuransi Kecelakaan Diri Pengemudi di SIM Gerai Tamini Square
     Karena semua prosedur udah kita jalanin, semua berkas-berkas yang udah terkumpul kita serahin lagi ke petugas dan tinggal nunggu aja deh nama kita dipanggil. Kalau namanya dipanggil, kita akan melakukan scan sidik jari (hanya jempol kanan), tanda tangan dan foto. Sembari itu, petugas akan make sure data-data kita biar nggak salah ketika dicetak.
     Udah deh, SIM A akan langsung tercetak dan aku diharuskan membayar sebesar Rp 125.000 tanpa laminating dan bukti pembayaran. Padahal nih, aku sempat search kalau harga SIM A itu hanya sebesar Rp 80.000. Sempat ditawarin juga buat laminating yang pastinya akan ada biaya tambahan, cuma aku nggak tau persisnya berapa karena aku emang nggak minat buat laminating.
     Nah, buat kalian yang berencana perpanjang SIM A di SIM Gerai Tamini Square, udah ada bayangan lah ya kira-kira biaya yang akan dikeluarkan nantinya. Sedikit info nih, per tanggal 10 Juli 2017, SIM Gerai Tamini Square buka setiap hari dari hari Senin sampai Minggu mulai pukul 12.00 - 20.00 WIB. Well, semoga bermanfaat yah infonya.

You Might Also Like

9 komentar

  1. Thx infonya. Klo perpanjang simC brp ya biaya nya? Tau ga mba. Tks yah

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau yang sebenernya sih 70 rb, tapi pas aku tanya sama bapak2 yang perpanjang SIM A dan SIM C, katanya sih harganya disamain, masing2 jadi 125, total 250 untuk 2 SIM.

      Delete
  2. Kartu SIM yg terbaru bukannya bentuknya kayak e-KTP ya (model hard/keras kayak kartu ATM/credit card gitu). Knp koq disuruh laminating? Soalnya SIM lamaku bentuknya kayak e-KTP gitu, jd gak perlu laminating lg.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bentuknya memang keras tapi memang ditawarkan untuk dilaminating lagi.

      Delete
  3. Oh ya mau tanya. Kartu SIM nya lgsg jd hari itu jg ya? Jd kita gak perlu nunggu ampe berhari2 lg? Idealnya brp hari sblm tgl expired datenya SIM utk perpanjang SIM? Kalo ngurusnya agak2 mepet ke tgl ED nya kira2 bisa gak ya? Apa bakalan bermasalah? Gw denger katanya klo kita telat perpanjang SIM biarpun cuma sehari bakalan disuruh tes mengemudi kayak dr awal lg. Is that true? Trms.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya SIM langsung jadi hari itu juga kok. Mepet masih bisa kok. Kemaren aku ngurus 12 hari sebelum expired. Bahkan di hari H expired juga masih bisa karena kebetulan ada yang seperti itu kemaren. Asal jangan lewat 1 hari aja.

      Delete

© chaca atmika 2010 - 2016. Powered by Blogger.

Popular Posts

Follow on Twitter

Contact Us

Name

Email *

Message *